social media task and salarySetelah berdiskusi seputar social media manager, ayo kita kupas lebih dalam lagi. Kali ini seputar social media admin, yang justru sebenarnya merupakan ide awal dari kenapa saya memposting [InfoGraphic] Social Media Manager.

Ceritanya ada seorang dosen ditempat saya berkuliah, ia mengajar tentang pemasaran alias marketing.

Dosen: Arham, social media admin itu perannya sama saja kayak humas atau jubir presiden kan. Lalu berapa kisaran salary untuk social media admin?

Arham: Dengan menjawab seperlunya dan sedikit mengira ngira saya jawab dikisaran angka “$400″ :)

Benarkah salary yang tepat demikian? mari kita bahas dari hulunya

Posisi dan Task Job seorang Social Media Admin

Menurut Aulia Masna

Admin socmed ngga cuma jadi jubir atau humas tapi seringkali harus jadi customer service representative, termasuk harus siap terima segala macam feedback. Plus tekanan mental yang lumayan dari para netizen.
Sementara menurut Tikabanget Gituh
Admin itu sebaiknya dilihat apakah tim atau perseorangan? apakah untuk account yg butuh pengetahuan teknis dan peran serta frekuensinya?
ditambahkan lagi Andy OrangeMood Santoso, social media admin atau manager idealnya berada dibawah brand dan bukan outsource alias in-house.
Dilihat dari ragam bebannya, skill yang dibutuhkan (jika teknis tentu akan lebih besar), sekaligus persamaan-nya sebagai juru bicara presiden, peran social media admin cukup menentukan kelangsungan suatu organisasi. Jadi pantas kah social media admin diganjar $400? atau justru lebih seperti yang dikatakan aulia masna.

Salary Seorang Social media Admin?

Berbeda jika kamu yang mengurus sendiri setiap akun organisasi, bagi brand besar seorang social media admin umumnya akan melewati seleksi para HRD atau biasa dikenal bagian SDM. Ada beberapa pertimbangan para HRD tersebut, misalnya:

  1. Latar belakang pendidikan bukan minat/passion.
  2. Penyesuaian dengan UMR yang ditetapkan pemerintah.

Kurang lebihnya mirip dengan yang disebut sebut Widyanto Duta Nugroho

Blunder para HRD atau SDM

Penetapan salary umumnya memang mengacu di dua hal diatas plus point point seperti nilai IPK, aktif di organisasi plus mengemban posisi apa dan beberapa poin yang biasanya sudah tertulis di buku panduan para HRD/SDM. Apakah itu cukup atau setidaknya sudah tepat? simak apa statement Aulia Masna yang dibawah ini…

Kesimpulannya

Kesimpulannya (terkini) adalah pertanyaan. Apakah standar gaji social media admin patut di takar dengan aturan akademis HRD?

seperti kata Aulia, “Ini pekerjaan yang di Indonesia ( dan dunia) baru ada sekitar 2 atau 3 tahun terakhir, jadi dunia akademis pun masih belum kenal bidangnya.”

Berbeda jika kamu yang mengurus sendiri setiap akun organisasi, bagi brand besar seorang social media admin umumnya akan melewati HRD atau biasa dikenal bagian SDM.
Arham
Arham
Bukan ustad, cuma seorang taubaters yang diberikan sedikit ilmu untuk bisnis online. Diberikan kepercayaan untuk mengelola bisnis pribadi, beberapa export komoditas dan menghandle beberapa brand untuk optimasi media online. Tuk yang ingin menghubungi bisa kontak langsung via email. Arham @ Simplyecho .net atau whatsapp: 0818698484