SEO dan faktor perilaku konsumen

SEO dan faktor perilaku konsumen

Pernah dengar tentang keilmuan “perilaku konsumen”?

Perilaku konsumen itu aneh aneh, mereka bisa membeli tanpa alasan membutuhkan. Bisa seneng sama hal hal yang sebenernya ngak fundamental untuk dirinya sendiri. “Miriplah sama gambar diatas – yang ini alasan penulis aja :D”

Tipe Tipe Eksposure

Perilaku konsumen adalah salah satu mata kuliah pemasaran, salah satunya yang dibahas dimata kuliah ini adalah mempelajari behavior/perilaku konsumen terkait suatu produk (baik jasa ataupun barang). Secara mendetail konsep produk dibagi menjadi 2 berdasarkan modelnya, yang pertama produk intentional exposure, dan yang tergolong accidential exposure.

Produk Intentional adalah produk yang membutuhkan informasi mendetail saat dijual, karena sang konsumen dipastikan akan sangat awas untuk melakukan proses pembelian. Produk jenis ini biasanya dikategorikan untuk barang barang mahal, misalnya rumah, mobil, ataupun property.

Sementara…

Produk yang dikategorikan accidential adalah produk yang tetap prlu informasi mendetail namun lebih sering pada betapa pentingnya produk ini untuk selalu stay pada top of  mind konsumen. Beberapa jenis produk ini biasa dikaitkan dengan brand / psikologis konsumen dibandingkan kesadaran konsumen untuk kelengkapan feature yang dinikmati.

Sekarang, dimana kaitannya SEO dengan perilaku konsumen?… mari kita bahas

SEO di Consumer Behavior (perilaku konsumen)

Accidential SEO

Di era social media saat ini keberadaan internet semakin vital, peran internet menggantikan buku kuning, pelacakan/pencarian/seleksi karywan dan tentunya bagaimana mengenalkan dan menjual produk. Berbagai produk consumer goods bahkan (saat ini) barang mewah ikut dicari di internet. Kalau sudah begini, penting bagi produk / brand untuk eksis di page dengan kata kunci yang diinginkan konsumen yang biasanya mencari via search engine secara impulsive alias accidential (tak sengaja) mengetikan keyword keyword tertentu.

Intentional Quality Visit

Jika service / produk Anda termasuk yang membutuhkan detail saat dipasarkan – misalnya attribute sajian kuliner, warna, brand, price – maka keyword research untuk membuat long tail keyword sangat diperlukan. Visit yang datang tidak perlu dari kata kunci yang general, karena user dipastikan memasukan detail attribute saat pencarian, dibanding hanya mengetikan 1 hingga 2 kata kunci standard. Jika sudah dengan kata kunci long tail, hasilnya? Bukan bagaimana mendatangkan banyak traffic, tetapi bagaimana mengkonversi setiap user yang datang.

Means-chain: Attribute

Attibute disini terkait nama merk (brand), harga, used (new/second), lokasi dan sebagainya. Pada intinya terkait dengan attribute suatu produk yang ujung ujungnya disematkan pada artikel untuk kemudian dioptimasi dan menghasilkan quality visit & conversi dari long tail keyword.

Means-chain: environtment

Menciptakan lahan baru (atau dikenal blue ocean) bukan melulu soal concept atau marketing offline, tapi juga bisa dilakukan dengan online yang bisa menjalar ke lingkungan nyata (bukan online). Contohnya? yang terdekat “Google keyword suggestion“. Bagaimana menciptakan kata kunci yang populer sehingga menjadi environtment sendiri. Cara menciptakan keyword populer? yang umum “bikin kuis SEO“.

Jika disimpulkan hampir kesemuanya terkait dengan seni keyword research dan bagaimana mendatangkan backlink, Setuju….?

-

Ingin mengetahui mendalam seputar SEO? ingin web Anda mudah ditemukan. Request proposal SEO Service disini.

Arham
Arham
Bukan ustad, cuma seorang taubaters yang diberikan sedikit ilmu untuk bisnis online. Diberikan kepercayaan untuk mengelola bisnis pribadi, beberapa export komoditas dan menghandle beberapa brand untuk optimasi media online. Tuk yang ingin menghubungi bisa kontak langsung via email. Arham @ Simplyecho .net atau whatsapp: 0818698484