WWDS 2011 iMessageIni dia salah satu fitur yang membuat saya membayangkan para eksekutif RIM garuk garuk kepala. Ya!, selain iCloud rilisnya iOS5 di WWDC 2011 kemarin juga diiringi iMessage, dengan fitur ini memungkinkan semua pengguna device iOS5 apakah itu iPad, iPod Touch, dan tentunya iPhone akan mendapat keleluasaan mengirim text messsages, photo, video, lokasi, dan lainnya.

Hadirnya iMessage (mungkin) akan membuat para operator resah, bukan karna Apple memberitakan fitur ini sebagai kejutan – karena tidak menyertakannya dalam daftar keynote – namun yang terparah tentu memotong sekian jatah kue revenue. Bicara tentang operator lokal, baca juga “research lokal operator di social media“.

Selain operator lalu siapa lagi yang sedang galau?

iMessage
RIM, Ya tentu saja karena ini berarti persaingan head to head dengan BlackBerry Messenger.   iMessage bukan saja dalam berjalan diatas veri Wi-Fi maupun 3G, namun iMessage juga melengkapi fitur mereka dengan status (read receipts), informasi ketika seseorang sedang menulis balik/responding, sangat persis dengan BBM bukan?

Bukan Apple namanya kalau tidak ada imprvisasi. iMessage memungkinkan kita untuk menjawab pesan / respond / reply dengan iDevice yang berbeda, tentu dengan menggunakan AppleID. Meskipun iMessage hanya berjalan dengan platform iOS5 device dan tidak support untuk platform lainnya namun iOS memiliki jumlah market share yang terus bertambah dan rasanya hampir seluruh pemakai memiliki fanatisme yang tinggi.

Sementara terkait dengan RIM, menurut sumber yang cukup terpercaya saham kepemilikan RIM turun sejauh 3% tepat setelah berita iMessage terdistribusikan. Dengan pergerakan yang head to head seperti ini plus didukung berbagai aplikasi dan market share yang luas bukan tidak mungkin peningkatan fitur seperti menggabungkan antara iMessage dan iChat terjadi. Oh, ya jangan lupakan juga Google Android yang banyak mengusung aplikasi gratis sehingga memudahkan mereka mengambil hati pengguna BlackBerry.

Meskipun RIM tidak mengaku iMessage sebagai ancaman, namun saya ragu apalagi melihat jumlah saham yang turun. Bagaimana menurut kalian?

Arham
Arham
Bukan ustad, cuma seorang taubaters yang diberikan sedikit ilmu untuk bisnis online. Diberikan kepercayaan untuk mengelola bisnis pribadi, beberapa export komoditas dan menghandle beberapa brand untuk optimasi media online. Tuk yang ingin menghubungi bisa kontak langsung via email. Arham @ Simplyecho .net atau whatsapp: 0818698484