iPhone vs Android

Open source menjadi nafas di platform Android. Apakah status ini yang akan menjadikannya si pembunuh iPhone?

Kiprah Google di Kancah Wireless

Khususnya platform mobile, telah direncakan dan digulirkan jauh-jauh hari. Tapi aksi paling nyata terjadi pada Agustus 2005, ketika mereka mengakuisisi Android Inc. Ya, Android disebut-sebut menyumbangkan banyak bakat yang tak terhingga nilainya bagi Google. Salah satunya adalah Andy Rubin sang pendiri Android Inc yang telah berjasa membangun vendor perangkat mobile bernama Danger Inc (wikipedia). Jadi ngak salah rasanya kalau ‘ancaman’ terbesar iPhone disebut sebut datang dari Android device.

iPhone vs Android

Open Source

Bagi kita (yang tidak melek IT) Android masih jauh dari familiar dibandingkan dengan iPhone atau BlackBerry yang laku keras seperti kacang goreng. Tapi diluar sana terutama Amerika Serikat, kepopulerannya tak kalah dengan produk besutan Apple Inc.

Google Android not evil

Bisa jadi nama besar Google yang membuatnya jadi begitu menarik untuk disimak terlebih statusnya yang sangat terbuka juga turut andil membuatnya terkenal.
Android, software serba komplit bikinan Google yang dirancang khusus untuk dioperasikan di perangkat mobil, memang dibuat berbasis Linux Kernel sehingga sangat terbuka. Di dalamnya terkandung sistim operasi middleware dan aplikasi kunci.

Kenapa harus Linux

Tujuannya sudah jelas, yakni untuk memungkinkan para pengembang menciptakan aplikasi mobile sekreatif mungkin sehingga fasilitas dasar (seperti menelpun, mengirimkan SMS atau memakai kamera) dapat dibuat seinovatif mungkin.
Google juga berjanji bahwa aplikasi buatan pihak ketiga ini tidak akan dianaktirikan dari aplikasi yang memang sudah ada di Android. Jadi, jika menggunakan perangkat yang mengadopsi platform ini, pengguna dapat mengutak-atik ponselnya sesuai keinginan.

Masa depan Android diprediksi bakal sangat cerah, baik sebagai platform ponsel maupun sistim operasi untuk berbagai jenis teknologi. Ada analis yang berani meramalkan bahwa produk yang mengadopsi OS ini akan melibas iPhone dan diadopsi secara global pada 2012.

Apapun prediksi para analis, Google boleh berharap banyak dari Android. Perjalanan platform dan sistim operasi ini masih panjang. Masih banyak peluang terbuka lebar. Apalagi open source juga makin dipilih banyak orang yang sudah tidak takut lagi untuk mencicipi dan menikmatinya.

Wahai pengguna Android, berikan alasanmu kenapa memiliih Android dibandingkan iPhone?

DjPutri
DjPutri
Creative with a heart of code. Currently obsessed with responsive web design and does full stack development with a specialization in front-end.