Rekap Depcon Jilid 2: Manfaat internet BroadBand Bagi End User
Manfaat internet broadband bagi end user masih lemah.!! meskipun cukup sukses jadi negara penyumbang trending topic terbanyak, tapi angka innovator konten maker masih sedikit. End user perlu jadi konten maker bukan lagi sekadar penikmat atau tim HORE.
Kualitas internet di Indonesia memang masih buruk, kadang cepat tapi kalau aja sedikit hujan koneksi pasti time out. Bicara kontennya pun masih sebatas konten konten ringan seputar entertainment, atau yang judul agak agak ‘lampu merah’ maklum reader masih terbiasa akan hal ini. Bahkan konten yang originalpun banyak yg terpaksa gagal dibaca: misalnya tidak teroptimasi, kontennya terlalu berat, atau mungkin judulnya kurang lebay. Kesimpulannya pertumbuhan kualitas konten lokal sejalan dengan manfaat internet broadband bagi end-user, masih jauh dari optimal.
Sekarang kita lihat dari sisi pertumbuhan pengguna mobile internet, khususnya dari sisi end user. Setelah era pertumbuhan pengguna PC, penggunaan internet via mobile bagi end user semakin meningkat. Jika melihar pertumbuhannya akan mencapai 10 milliar saat 2020 nantinya. Bagaimana dengan mobile user di Indonesia?
Mobile Internet user mencapai 180 Juta ditahun 2010 dan 240 juta di 2011, yang berarti ada lonjakan 30% dari jumlah pengguna ditahun sebelumnya. Meskipun ngak semuanya dibekali kualitas dan performa kelas atas tapi setidaknya cukup untuk mengakses network di facebook, Google Search, atau membangun citra di twitter. Kalau sudah begini, bukankah (setidaknya) kita bisa mulai meningkatkan manfaat internet broadband bagi end-user misalnya dengan meninggikan angka innovator alias konten maker yang berkualitas?
Manfaat Internet BroadBand di Startup Shout UP
Setidaknya ada 3 dari 4 startup yang saya lihat menarik. Telios.tv, Dwarapala.com, RuangKuliah.com. Berikut sedikit review (2 startup teratas)singkatnya
Telios.tv
Perannya agak mirip beoscop dan Youtube, sebagai platfrom penampung konten video, namun pembedanya adalah idealisme konten dan sistem anti rating. Manfaat internet broadband bagi end user harus dioptimalkan, karnanya Telios tidak menyerahkan sepenuhnya publikasi video pada vsitor. Disini Telios akan memilah konten sebelum dirilis.
Di Telios.tv user diharuskan memiliki video dengan kualitas mumpuni bukan asal upload, karna itu juga video sangat tidak disarankan menggunakan BB(BlackBerry) karna ini communication device, akan lebih baik menggunakan iphone atau mungkin samsung yang memang memiliki kualitas kamera mumpuni.
Ada lagi kelebihan telios.tv dibanding youtube. Secara tehnikal telios.tv menggunakan webM, bukan flash yang menghabiskan banyak resource/sumberDaya. webM ini memungkinkan kita untuk menyajikan dan menikmati high quality video tanpa resource yang besar, ditambah lagi ponsel kelas atas lebih memilih untuk tidak mensupport flash.
Hubungannya antara tema “kualitas konten” dan “manfaat internet bagi end-user” adalah Telios menjaga idealis video konten maker, seperti disebutkan disini video tidak berbasis view atau rating tapi berdasarkan loyalitas pemerhatinya. Jadi sisi edukasi dari konten kreator lebih dituntut dibanding tuntutan menyenangkan viewer. Oh ya, One more thing: Ada tuntutan bagi video maker untuk membangun konten dibanding nguber kuantitas viewer.
Dwarapala
Dwarapala.com merupakan startup dengan layanan platform online store. Sekilas mirip dengan juale.com yang mempunyai platform sendiri, namun Dwarapala memungkinkan usernya untuk tergabung dalam satu koneksi subdomain. Seperti Tumblr atau Multiply.
kenapa Harus Dwarapala?
Itu hal yang pertama kali saya pikirkan, kebanyakan dari kita sudah mengenal kedahsyatan berbagai platform semisal WordPress eCommerce, shoptify, atau mungkin Joomla. Menurut Diki: “Kesederhanaan dan Top Service” jadi andalan mereka. Layanan dibuat semudah mungkin bagi pengguna pemula yang memang jauh dari native untuk memahami pengoptimalan online store mereka.
Hal terakhir yang saya dapat (bocoran) adalah layanan Web analysis service. Dwarapala akan memberikan layanan web analysis service yang tentunya memberi insight dan berbagai kemungkinan seputar online store. Hal apa yang perlu diperbaiki, ditingkatkan, atau mungkin tidak perlu ditampilkan. Oh ya, lewat service ini pula memungkinkan user untuk lebih serius ngak lagi “kalau terjual Syukur, kalau enggak yasudah”.
HHmm.. semakin sejalan dengan mengoptimalkan manfaat internet broadband bagi end-user
*infographics: thanks to Putra Setia Utama Tags: broadband, depok digital, mobile internet









